Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label waqaf. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label waqaf. Tampilkan semua postingan

Sabtu

waqaf binnaql.

assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh
waqaf binnaql.
والوقف بالنقل عبارة عن تسكين الحرف الاخير ونقل حركته الي الحروف الذي قبله وشرطه ان يكون ما قبل الاخر ساكنا قابلا للحركة نحو هذاالضرب

waqaf binnaql ialah menganti atau memindah huruf yang awal kepada huruf yang sesudahnya,namun syaratnya huruf yang sebelumnya tersebut haruslah berharkat sukun seperti contoh هذاالضرب
harkat yang ada di huruf ro' (sukun) tersebut dipindah ke harkat ba'.
kalimat (keterangan) diatas adalah keterangan dari kitab ibnu aqil shahifah 186
semoga manfaat dan kalau ada yang masih belum faham saya persilahkan bertanya dipost komentar.
insya allah saya akan menjawab sesuai dengan pengetahuan saya.
dan apabila ada salah dan kekeliruannya mohon dima'fu.
wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.
read more

waqaf pada kalimat yang sebelum huruf terakhirnya bersukun

assalamu'alaikum wr.wb.
cara waqaf pada kalimat yang sebelum huruf terakhirnya bersukun.
apabila anda membaca AL-QUR'AN lalu anda akan berwaqaf pada akhir kalimat dan sebelum huruf terakhir di akhir kalimat tersebut berharkat kasroh ataupun dlammah ataupun fathah maka anda harus berwaqaf dengan cara dibawah ini:
1. anda baca kalimat tersebut dengan waqaf isymam
2. dengan raum
isymam biasa dipakai untuk menandakan kalau huruf terakhir itu berakat dlammah,ada juga yang menyebutkan kalimatnya itu haruslah bertarkib idlafah.
isymam ialah membaca kalimat dengan memunyungkan kedua bibir sebagai isyarah
raum ialah melemahkan suara dengan harakat.
tidak ada satupun dari ulama' membaca kalimat yang diwaqaf dan sebelum huruf terakhir bersukun dengan tanpa isyarah,dan yang paling banyak biasanya memakai isyarah raum.
seperti membaca القدر ALQUDRU menjadi ALQADER bukan dibaca ALQAD atau ALQADAR atau ALQADUR
ALQADRU dibaca ALQADER ini namanya bil isyarah,dan isyarahnya menggunakan isyarah raum
dalam hal ini memang banyak yang salah,terutama di negara kita ini,kenapa bisa?
penyebabnya banyak diantaranya:
1. mengaji pada orang yang bukan ahlinya
2. mengaji dari buku saja (tidak musyafahah dengan guru yang memang ahlinya) atau hanya diperoleh dari katanya atau sekedar mendengakan orang lain
3. menganggap ta'allut,tanpa memperhatikan waqaf bil isyarah yang memang dikhususkan pada waqaf diakhir kalimat yang mutaharrikah.
bila masih kurang faham,mengajilah langsung dengan berhadap hadapan dengan orang yang memang ahlinya,yang mana ilmunya juga didapat dari gurunya dengan mengaji secara musyafahah.
penjelasan ini diambil dari kitab takhbirut taysir.
untuk anda yang belum bisa membaca kitab namun ingin tahu cara bacanya dengan lebih jelas lagi anda bisa memesan kitab tajwid yang lengkap dengan mp3 dan contoh bacaan dari syaikh abdurrahman al-sudaes
caranya:
anda tinggalkan pesan dipost komentar dibawah beserta alamat email anda 100% gratis
atau klik saja disini

semoga manfaat ya wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.
read more